Peace On Earth

LET'S BE BETTER

Hijrah dari kegelapan

Tinggalkan komentar

“Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram”(QS.Ar-Ra’ad[113]:28)
Sobat-sobat semua apakah sobat pernah merasakan ketika hati tidak tenang,dirundung kegelisahan,merasa diri kotor,tidak dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaaat bagi orang lain,hingga merasa orang yang paling berdosa..
Saya pikir sebagian besar dari sobat akan menjawab iya,,kenapa saya berpikir seperti itu karena kita adalah manusia biasa yang rentan melakukan hal yang salah dan saya yakin sobat semua adalah manusia yang inovatif sehingga selalu berusaha untuk memperbaharui diri menuju sesuatu yang lebih baik.Pada dasarnya tak ada manusia yang sempurna,tak lepas dari suatu kekhilafan,baik itu yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Ketika kita merasa telah melakukan suatu hal yang salah dan timbul ketidaktenangan dalam hati kita,yang harus kita lakukan adalah bersyukur,itu artinya hati kita belum tertutup masih diijinkan oleh Allah SWT untuk terbuka,untuk memperbaiki kesalahan yang telah ada.Dan selalu diingat bahwa manusia selalu dekat dengan kemaksiatan karena musuh utama manusia yaitu syaithon tak akan henti-hentinya menggoda manusia agar terperosok dalam lubang kemaksiatan
Lalu apa yang harus kita lakukan agar tidak terjatuh ke dalam lubang kemaksiatan atau mungkin ketika kita sudah terjatuh dalam lubang kemaksiatan agar tidak terjatuh lagi dan menuju Islam yang kaafah
1.Senantiasa mengingat Allah(dzikrullah)
Dzikir dapat dilakukan setiap waktu,tidak hanya sehabis sholat,dzikrullah yang berarti mengingat Allah harus kita lakukan dimanapun kita berada.Ketika seorang mukmin senantiasa mengingat Allah,maka orang tersebut akan selalu merasa bahwa segala tindakannya senantiasa dilihat dan diperhatikan oleh Allah,hal ini akan mendorong untuk melakukan hal yang baik dan mencegah dari melakukan suatu hal yang dilarang,dan melakukan hal baik yang diridhoi oleh Allah
2.Amal yang ikhlas
Ikhlas adalah tanpa pamrih,artinya seorang mukmin seharusnya ketika melaksanakan amal ibadah termasuk didalamnya sholat,puasa,membayar zakat,dsb semata-mata hanya mengharap keridhoan dari Allah SWT,tanpa harapan lain,apalagi yang sifatnya semu,tentu ini akan mengurangi nilai ibadah kita dihadapan Allah SWT,karena masih tersimpan kerikil kecil di hati kita

3. Menciptakan lingkungan yang kondusif

Lingkungan merupakan hal yang sangat berpengaruh pada kebiasaan kita,walaupun hal ini mungkin disanggah oleh beberapa orang yang mengatakan bahwa lingkungan tidak berpengaruh pada kebiasaan seseorang asal orang tersebut mempunyai prinsip yang kuat.Dan tanpa mempermasalahkan kedua opini diatas,sudah seharusnyalah seorang mukmin mempunyai prinsip yang harus dipegang teguh dan tentunya baik menurut agama,dan ketika mukmin tersebut berada pada suatu lingkungan yang berbeda paham dengannya,jika mukmin tersebut yakin dapat mempertahankan prinsipnya,tidak menjadi masalah untuk berada di lingkungan tersebut dan justru dapat melakukan dakwah.namun ketika seorang mukmin tidak terlalu yakin dapat mempertahankan prinsipnya,maka sangat dianjurkan untuk mencari lingkungan lain yang tentunya kondusif bagi mereka,sehingga tidak sampai terjebak dalam melakukan hal-hal yang tidak baik
4. Jangan berputusasa(La Taiasu)
Seorang mukmin sudah seharusnyalah bersikap idealis,tapi seorang mukmin juga harus bersikap realistis,berusaha menghadapi kenyataan hidup,bahwa semua yang terjadi di dunia kadang tak sesuai dengan yang diharapkan,tapi seorang mukmin harus yakin bahwa ini semua adalah kehendakNya dan terbaik untuk mereka,seorang mukmin harus berusaha untuk menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat,kehidupan dunia merupakan sarana mencari bekal untuk persiapan kehidupan akhirat yang merupakan kehidupan kekal.
5. Tawakal
Tawakal berarti menyerahkan diri seutuhnya kepada Allah sebagai sikap terakhir ketika melakukan suatu hal.Hal ini berbeda dengan sikap pasrah kepada Allah dengan tanpa melakukan usaha.Karena seorang mukmin sudah seharusnyalah berikhtiar atau berusaha,baru setelah seorang mukmin mrlakukan usaha secara maksimal,maka dia harus bertawakal terhadap hasil yang akan diperoleh.Entah hasil tersebut seperti yang diharapkan atau tidak,tapi terlepas dar hal itu seorang mukmin harus selalu yakin bahwa hasil tersebut adalah yang terbaik untuknya

Jika kita dapat melakukan 5 hal diatas insyaAllah kita akan terlindung dari kemaksiatan,mungkin ketika melakukan hal diatas secara langsung terasa tidak mudah,kita dapat melakukannya secara bertahap.Renungkan dan pelajari kehidupan kita sendiri serta orang yang berada di sekeliling kita,niscaya kita akan menemukan begitu banyak hikmah yang terkandung dalam kehidupan,sehingga bibir kita tak henti-hentinya mengucap syukur atas kehidupan yang telah diberikan oleh Allah

Iklan

Penulis: dewita

be myself n' do the best

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s