Peace On Earth

LET'S BE BETTER


Tinggalkan komentar

Telur Tertantang

Dibawah katulistiwa

Kulit telur meretak

Tiada lagi kalaza dan kuning telur

Mulai merenda nasib

Disambut angin hangat nan lembut

Dan waktu pun menjatuhkan temponya

Hujan lebat tak terelakkan

Badai topan menyambutnya

Dan kini etasan telur telah menjadi ayam penuh keberanian 

Iklan


Tinggalkan komentar

Jalan Setapak

 

Di atas debu halus tanah itu kau baringkan jejakmu
Sangat indah dengan segala pahatan pahatan jarimu yang manis
Kemudian kubaringkan pula jejakku mengikuti jejakmu
Terasa lengkap jejak jejak kita
Kita baringkan jejak rapih kita ke segala penjuru
Menuruti petualangan hati
Banyak simpang jalan terlewati namun jejak kita selalu bersama
Tetap diatas debu halus itu
Hingga aku lupa simpang keberapa
Kurasa debu halus tercemar
Dan aku mulai merasa keanehan
Karena jejakku terasa sepi
Mana jejak yang setia menemaniku
Semakin kucari jejak itu
Hingga aku tersesat dan tak tau arah jalan pulang
Akankah akhirnya kita harus menapaki jejak kita sendiri sendiri
PUPUS


Tinggalkan komentar

#Pohon Kelapa#

Bila kulihat pohon kelapa di tengah sawah itu

Serasa menguatkan hatiku

Pohon itu begitu tegar menjulang tinggi

Daun hijaunya memayungi padi di sekitarnya

Pohon itu begitu setia menemani sang padi dan petani

Dari masa tanam hingga masa panen

Dan waktunya sang padi meninggalkan pohon kelapa

Pohon tetap tegar, tetap memayungi petani yang sedang memanen

Dan sang pohon kelapa kembali sendiri lagi

Namun senyumnya masih abadi

Apa yang membuatnya seperti itu, pikirku

Dan aku pun ingin menirunya.


Tinggalkan komentar

Hmmmmm

Dari SMA saya sudah biasa hidup mandiri, karena sekolah sambil menimba ilmu di pesantren dan kuliah juga di luar kota. Perjalanan keluar kota juga sudah biasa saya lakukan dengan sendiri. Dan semuanya saya lakukan dengan perasaan yang biasa, tidak merasa takut. Bahkan saya berusaha berkomunikasi, dengan cara mengobrol dengan orang yang dekat dengan saya pada waktu itu. Walaupun keluarga saya selalu memperingatkan saya untuk selalu berhati hati dijalan, dan jika diberi makanan orang lain jangan mau, mengingat kakak ipar saya dulu pernah di rampok setelah pulang dari Sumbawa, semua harta yang dibawa diambil semua, dan kakak ipar saya ditinggal begitu saja dipinggir jalan dalam kedaan tak sadarkan diri,namun belum cukup disitu, kawanan perampok masi saja mengancam kepada keluarga untuk mengirimkan sejumlah uang. Meski diperingatkan begitu, entah mungkin saya yang bandel, saya merasa biasa saja, bahkan terkadang saya yang menawarkan permen ato makanan kecil yang pada waktu itu saya bahwa. Bahkan saya pernah pula mengobrol dengan preman di terminal ketika menunggu jemputan, saya mengobrol dengan baik baik dan tidak merasa was was, karena saya pikir orang itu pasti baik.

Termasuk ketika awal mei 2012 ini saya diharuskan ke Jakarta karena ada keperluan. Sebenarnya ini bukan awal kunjungan ke Jakarta saya yang pertama, karena sebelumnya sudah beberapa kali kesana. Saya putuskan untuk pergi kesana sendiri dengan naik kereta dari semarang. Sebelumnya saya membeli tiket bisnis. Dulu saya pernah naik kereta eksekutif dari klaten menuju jogja. Entah kenapa ketika masuk peron dn jam sudah menunjukkan waktu kereta datang, saya liat ke kanan dan ke kiri, tapi saya merasa tidak ada kereta yang saya maksud, karena pada waktu itu saya pikir keretanya berupa kereta eksekutif. Setelah bertanya Tanya dengan Bapak bapak dan berselisih pendapat, baru saya sadar kalau bisnis beda dengan eksekutif, haaaaahaaaaa..

Dari semarang saya berangkat pukul 08.00 pagi dan sampai stasiun Senen pukul 14.30. saya sudah janjian dengan teman saya yang ada di Jakarta bahwa saya akan dijemput, karena saya masi nol banget mngenai daerah Jakarta. Namun tiba tiba dia sms kalo akan lembur dan baru pulang jam set 6 sore. Saya bilang pada dia bahwa saya akan menunggu, saya pergunakan waktu itu untuk sholat, istirahat di mushola dan makan dengan waktu yg cukup lama. Jam sudah menunjukkan set 6 sore, akhirnya saya keluar peron dan menunggu di bangku antrian penumpang. Disitu saya ketemu dengan ibu-ibu, ibu itu meminta saya untuk sms anaknya dengan menggunakan hp nya, kemudian kita pun mengobrol, tanpa ada rasa was was, saya percaya ibu itu baik. Kakak saya waktu itu menelepon menanyakan saya sedang apa, saya jawab sedang mengobrol dengan ibu ibu. Kakak saya meminta saya untuk terus waspada dan tetap berdoa, walaupun itu ibu ibu tetap saja orang yang baru kenal. Tiba tiba teman saya sms kalo dia ga bias menjemput karena harus lembur, dia memberi saya alamat kantor nya dan meminta saya untuk kesana dengan taksi. Alhamdulillah pada waktu itu saya diberi kesabaran, saya tidak merasa marah atau gimana. Akhirnya saya cerita sama ibu itu, dan beliau mengantar saya mencari taksi, saya dipesan ibu itu agar biasa saja, jangan seperti orang baru dan kalau ditanya lewat jalan mana, bilang yang lurus saja. Saya pun naik taksi express, disitu saya ditanya lewat jalan mana, saya bilang aja lurus, padahal saya juga ga paham lurus itu lewat mana, andaikan ga lewat lurus pun saya juga ga tahu,, hahaaa. Karena habis hujan, jalanan begitu macet sekali, baru tahu kalo Jakarta seperti ini selain melihat dari tv. Jarak yang dekat, harus ditempuh dengan waktu yang lama, duh duh, argo muter terus,, wkwk.. karena kantornya gedung baru, pak supir sempat bingung, namun akhirnya ketemu juga. Jujur pada waktu itu saya seperti anak desa masuk kota, gimana ga, klo di kota semarang dan jogja gedung gedung tinggi Cuma beberapa, namun di Jakarta hampir setiapa jalanan di daerah rasuna said ada bangunan tinggi. Rasanya pada waktu itu sumpek, pusing. Kemudian saya menunggu sampai teman saya keluar kantor.

Yah Alhamdulillah saya sampai Jakarta dengan selamat…. Lanjut nanti lagi yaaa


Tinggalkan komentar

Teruskanlah

Pernahkah kau bicara (have you talked)

Tapi tak didengar (but it was not listened)

Tak dianggap sama sekali (nothing to consider)

Pernahkah kau tak salah(have you didn’t make mistake)

Tapi disalahkan (but it being your fault)

Tak diberi kesempatan (nothing had a chance)

Kuhidup dengan siapa (with whom I was live)

Ku tak tahu kau siapa (I don’t know who you are)

Kau kekasihku (you are my soulmate)

Tapi orang lain bagiku ( but like strange person for me)

Kau tak  butuh diriku (you needn’t me)

Aku patung bagimu (I’m like a figure)

Cintamu tak keputusanmu (your love is not your decision)

Kuhidup dengan siapa (with whom I was live)

Ku tak tahu kau siapa (I don’t know who you are)

Kau kekasihku (you are my soulmate)

Tapi orang lain bagiku ( but like strange person for me)

Kau dengan dirimu saja (just with yourself)

Kau dengan duniamu saja (just with your world)

Teruskanlah (just keep going)

Terusakanlah kau begitu (you are just keep going)


Tinggalkan komentar

~Milad~

Scroll Text - http://www.marqueetextlive.com 

How Are You?

DUERR DUERR

Happy Birthday to you

Kupersembahkan kue ulang tahun yang sangat delicious ini

Happy Birthday cake candles

Marquee Text Live - http://www.marqueetextlive.com

>>>>dan tiada yang tau berapa masa nafas kita

namun yang cukup diketahui bahwa hingga kini kita masih bisa bernafas

semoga sisa nafas kita bisa menjadi lebih berkah

bagi lingkungan sekitar…. aamiiiiiiiiin<<<<






Tumbuhan itu kurasa tak tinggi

Ingin sekali segera tumbuh

Akupun membantu menariknya ke atas

Namun bukannya tumbuh panjang

Justru tumbuhan itu rusak

Adakalanya kita biarkan alam bekerja sendiri dengan kebijakanya

Yang akan memakmurkan bumi  dengan caranya sendiri

tentunya dengan cara yang tak angkuh 

Waktu

Mengapa percaya padanya

Kita tak bisa menghitung waktu tanpa jam

Waktu itu relatif kataNya, katanya (Einstein, Harun Yahya)

Waktu di bumi dan bulan pun berbeda

Bertahun tahun kehidupan ini dijalani

Namun oleh Allah semuanya telah terjadi dalam sekejap

Semua hanya ilusi bagi kita

Sekedar informasi dari segala apa yg ditangkap indra kita.

Bila waktu itu relatif

Aku berharap waktu dapat memendekkan setiap waktu yang tak kusuka

Dan waktu dapat memanjangkan setiap waktu yang kusuka….(Angan)

(Sunday, 08.32 pm 15 July 2012)

oia masi ada makanan lagi ini

HAP HAP

HAP HAP

TANGKAP


Love Family Future Destiny

Bye BombBye Duck Bye                                                                                                                                                See Ya!

Glitter Overlapping Text - http://www.overlappingtextlive.com

Spring Text - http://www.springtext.com


Tinggalkan komentar

Deg Deg…

Gambar
Dan ketika gelap berkuasa
Hanya dengkur pendengkur yang terdengar
Hanya bising suara nyamuk nyamuk lepas
Ketika pandangan terbatas noktah hitam yang terpantul menguasai ruang
Tiada nafsu diri terbersit
Tiada raga memberontak
Hanya hati yang terduduk lemas
Pasrah
Mengingat khilaf diri
Ketakutan akanNya
Kesiapan menghadapi waktu
Kapan diri ini akan diambilNya